KKM

Untuk latihan membuat KKM , pedomannya penetapan-kkm dan aplikasinya  klik di KKM MAPEL FISIKA TP 2013-2014 sem genap

Hasil Latihan Ujian Nasional Fisika

Inilah hasil latihan ujian Fisika untuk XII IPA 1, melihat hasilnya silahkan memperbanyak belajar dengan banyak  latihan megerjakan soal-soal. Ingat UN makin dekat aja. Prestasimu masa depanmu.

NO NAMA PRAKTEK LUN
1 ADISTY AFIFATUROZI 75 30
2  AHMAD EFENDRI 75 27,5
3  AINUN NADIYAH 75 35
4  ANI NUR HIDAYATI 80 27,5
5  ANIS ISFIA 75 32,5
6  ANITA MAULIDIA 75 35
7  ARIN EKA PRATIWI 75 32,5
8  ASRO NURAINI 75 32,5
9  BAYU AGUS SAPUTRA 75 30
10  CICI SURYANINGSIH 75 22,5
11  CHOTI FAUZIAH 75 25
12  EKA HIMMATUS SURURIAH 80 60
13  ERIKA FERA ANGGRAINI 70 40
14  ERIYANI KHUZAIMAH 75 42,5
15  FARIDA NUR LAILY 75 35
16  FITRI NUR HAYATI 75 25
17  FITROTIN MUBAROROH 75 35
18  GIMANDA NAHDIYAH DIANA 75 45
19  HANIFATUS SA’DIAH 75 25
20  INDAH PRIHATINI MISRIL 75 35
21  LENY SYNTIA 75 25
22  LISNA MUALIFAH 75 32,5
23  MAHFUDHOTUL ULYA 75 35
24  MIFTAKHUL ZANAH 75 32,5
25  MIFTAKHUL MUNAWAROH 78 45
26  MUHAMMAD HANIEF RIDLO 77 57,5
27  NANDA FIRIZKI ANANTA 75 5
28  NUR ISFA’NI 75 25
29  R. AKEN YUGO 75 52,5
30  RACHMA AULIA 75 30
31  RESTY AMALIA 75 27,5
32  RINALDI OKKA SAPUTRA AHZA 75 45
33  RISA TRI UMAMI 78 25
34  RIZKI ANGGA SAPUTRA 75 32,5
35  RIZKY MAYA M. 75 45
36  SAIPUL ROHMAN 75 27,5
37  SISKA PERMATA SARI 75 30
38  VINA LINDA QOTRUNNADA 75 45
39 YENI KRISMADEWI 75 35

Soal Try Out Fisika

Bagi adik-adik SMA/MA yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian nasional 2014 perlu kiranya mempersiapkan diri dengan banyak latihan mengerjakan soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya.

Untuk itu di blog ini ada beberapa soal yang dapat adik kerjakan sebagai bahan latihan. Jika adik-adik ingin mendownloadnya SOAL TO 2014 CADANGAN.

  1. Budi berjalan sejauh 6 meter ke timur, kemudian 6 meter ke selatan, dan 2 meter ke timur. Perpindahan Budi dari posisi awal adalah…..
    A. 20 m
    B. 14 m
    C. 12 m
    D. 10 m
    E. 8 m
  2. Baling-baling kipas angin berjari-jari 20/π cm mampu berputar 4 kali dalam 1 sekon. Kecepatan linier ujung baling-baling adalah….
    A. 3,2 ms−1
    B. 1,6 ms−1
    C. 1,3 ms−1
    D. 1,0 ms−1
    E. 0,8 ms−1
  3. Sebuah benda bermassa 4 kg mula-mula diam, kemudian bergerak lurus dengan percepatan 3 m/s. Usaha yang di ubah menjadi energi kinetik setelah 2 detik adalah …

A. 6 joule

B. 12 joule

C. 24 joule

D. 48 joule

E. 72 joule

4. Sebuah benda bermassa 100 gram jatuh bebas dari ketinggian 20 m. kecepatan benda pada saat mencapai ketinggian 5 m dari permukaan tanah adalah …

A. 20 m/s

B. 15 m/s

C. 10 3m/s

D. 10 2 m/s

E. 10 m/s

5. Sebuah bola yang massanya 100 gram dipukul dengan gaya 25 N dalam waktu 0,1 sekon.

Jika mula-mula bola diam, maka kecepatan bola setelah dipukul adalah ….

A. 10 m/s

B. 15 m/s

C. 20 m/s

D. 25 m/s

E. 30 m/s

6. Sebuah mesin Carnot yang menggunakan reservoar suhu tinggi bersuhu 800 K mempunyai

efisiensi sebesar 40%. Agar efisiensi naik menjadi 50%, maka suhu reservoar suhu tinggi dinaikkan menjadi ….

A. 900 K

B. 960 K

C. 1000 K

D. 1180 K

E. 1600 K

7. Gelombang transversal merambat sepanjang tali AB. Persamaan gelombang di titik B dinyatakan dengan persamaan

y = 0,08 sin20 π (t +  x/5 , semua besaran dalam sistem SI. Jika x adalah jarak AB, maka:

(1) cepat rambang gelombangnya 5 m/s

(2) frekuensi gelombangnya 10 Hz

(3) panjang gelombangnya 0,5 m

(4) gelombang memiliki amplitudo 8 cm

Pernyataan yang benar adalah …

A. (1), (2) dan (3).

B. (1) dan (3)

C. (2) dan (4)

D. (4) saja

E. (1), (2), (3) dan (4)..

8. Jika sebuah pipa organa tertutup ditiup sehingga timbul nada atas ketiga, maka terjadilah …

A. 4 perut dan 4 simpul

B. 4 perut dan 5 simpul

C. 5 perut dan 4 simpul

D. 5 perut dan 5 simpul

E. 5 perut dan 6 simpul

9. Dibawah ini merupakan penerapan gelombang elektromagnetik.

(1) sebagai remote control

(2) mengontrol ketebalan kertas

(3) proses pengeringan dalam pengecatan mobil

(4) memanaskan makanan dalam oven

(5) sistem keamanan

Yang merupakan penerapan sinar infrared adalah……

A. (1), (2), dan (3)

B. (2), (3), dan (4)

C. (3), (4), dan (5)

D. (1), (3), dan (5)

E. (2), (4), dan (5)

10. Dibawah ini merupakan penerapan gelombang elektromagnetik.

(1) sebagai remote control

(2) mengontrol ketebalan kertas

(3) proses pengeringan dalam pengecatan mobil

(4) memanaskan makanan dalam oven

(5) sistem keamanan

Yang merupakan penerapan sinar infrared adalah……

A. (1), (2), dan (3)

B. (2), (3), dan (4)

C. (3), (4), dan (5)

D. (1), (3), dan (5)

E. (2), (4), dan (5)

RPP Fisika Kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran         : Fisika

Kelas/Semester        : X/Dua

Peminatan                : MIA

Materi Pokok           : Elastisitas dan Gaya Pegas

Alokasi Waktu         : 4 x 3 JP


A. Kompetensi Inti (KI)  Download  kompetensi  INTI /dasar

KI 1  : Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya.

KI 2  : Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan,  gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 :  Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah,  menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

 

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

1.1     Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya

1.2     Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida, kalor dan optik

2.1     Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi

2.2     Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan

3.6    Menganalisis sifat elastisitas bahan dalam kehidupan sehari hari

Indikator:

  • Menjelaskan karakteristik benda elastis dan tidak elastis
  • Menentukan tegangan, regangan, dan modulus elastisitas
  • Menentukan konstanta pegas melalui percobaan Hukum Hooke
  • Menyimpulkan percobaan Hukum Hooke
  • Menentukan konstanta pegas susunan seri dan susunan paralel
  • Menyimpulkan percobaan susunan seri dan susunan paralel pegas

4.6     Mengolah dan menganalisis hasil percobaan tentang sifat elastisitas suatu bahan

Indikator:

  • Melakukan percobaan Hukum Hooke
  • Mengolah dan menyajikan data percobaan hukum Hooke
  • Menyajikan hasil percobaan hukum Hooke
  • Melakukan percobaan susunan seri dan paralel pegas
  • Mengolah dan menyajikan data percobaan susunan seri dan paralel pegas
  • Menyajikan hasil percobaan susunan seri dan paralel pegas

 

C.   Tujuan Pembelajaran

Melalui proses mencari informasi, menanya, dan berdiskusi siswa dapat memahami pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural tentang elastisitas dan gaya pegas serta mampu membangun sikap ilmiah dan keterampilan prosedural melalui proses mencoba, mengasosiasi dan mengomunikasikannya dalam presentasi dan laporan tertulis

D. Materi Pembelajaran

Fakta

  • Benda  yang elastis: karet, pegas, kayu, besi, dan lain-lain
  • Benda yang tidak elastis: plastisin, pasir, dan lain-lain

Konsep

  • Pengertian elastisitas
  • Tegangan, regangan, dan modulus elastisitas
  • Konstanta pegas

Prinsip

  • Hukum Hooke
  • Susunan seri dan paralel pegas
  • Energi potensial pegas

Prosedur

  • Percobaan Hukum Hooke
  • Percobaan Susunan Pegas

 

E. Metode Pembelajaran

  • Demonstrasi
  • Eksperimen
  • Diskusi kelompok
  • Tanya jawab

 

F. Media, Alat dan Sumber Belajar

  • Media              : cetak dan elektronik (internet)
  • Alat                 : karet, neraca pegas, pegas, mistar, statif, beban.
    • Sumber Belajar: buku pegangan Fisika jilid 1, Buku Fisika Penunjang Aktivitas Peserta didik, mechanics 1 dan 2,  dan hands out

 

G. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan  Kesatu

Rincian Kegiatan

Waktu

Pendahuluan

  • Merefleksi hasil kompetensi (KD) sebelumnya tentang gerak melingkar
  • Menjelaskan kaitan elastisitas dengan hukum Newton (KD sebelumnya) dan gerak getaran (KD yang akan datang)
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran
  • Bertanya dan menagih secara lisan tugas baca mencari informasi tentang elastisitas melalui berbagai sumber (buku, internet, atau modul)
  • Melaksanakan pretes tentang karakteristik benda elastis

20 menit

Kegiatan Inti

Mengamati

  • Peserta didik menyimak peragaan menarik pegas, karet, dan plastisin serta menjawab pertanyaan sifat elastis dan sifat plastis
  • Guru menilai keterampilan peserta didik mengamati

Menanya

  • Siwa mendiskusikan sifat benda elastis, batas elastisitas, pengaruh gaya terhadap benda benda elastis

Mencoba

  • Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil, masing-masing terdiri atas 4 orang
  • Peserta didik dalam kelompok diminta untuk menarik dua karet berbeda jenis, kemudian membandingkan kekuatannya, mana yang lebih kuat
  • Peserta didik mencermati demonstrasi percobaan. Perwakilan kelompok mencatat hasil bacaan panjang pegas/karet awal, pertambahan panjang, dan skala pegas.
  • Masing-masing kelompok diberikan dua masalah yang dapat diselesaikan dengan hukum Hooke
  • Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan membimbing/menilai menilai keterampilan mencoba, menggunakan alat, dan mengolah data, serta menilai kemampuan peserta didik menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah

Mengasosiasi

  • Peserta didik menyimpulkan hubungan antara perubahan panjang dengan besar gaya (skala pegas). Kegiatan dilakukan untuk pegas lain yang berbeda
  • Masing-masing kelompok berdiskusi menghitung konstanta pegas untuk kedua pegas/karet, kemudian menyimpulkan kaitan antara kuat lemahnya karet/pegas dengan besar kecilnya konstanta pegas
  • Guru membimbing/menilai kemampuan peserta didik mengolah data dan merumuskan kesimpulan

 

Mengomunikasikan

  • Perwakilan dari dua kelompok menyampaikan hasil hitungan dan kesimpulan diskusi
  • Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah
  • Guru menilai kemampuan peserta didik berkomunikasi lisan

100 menit

Penutup

  • Bersama peserta didik menyimpulkan karakteristik benda elastis dan hukum Hooke
  • Memberikan tugas baca tentang modulus elastisitas dan susunan pegas
  • Melaksanakan postes

15 menit

 

Pertemuan Kedua

Rincian Kegiatan

Waktu

Pendahuluan

  • Merefleksi hasil pretes dan postes pertemuan sebelumnya
  • Menagih dan mengingatkan tugas baca
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran
  • Melaksanakan pretes tentang modulus elastisitas dan susunan pegas

20 menit

Kegiatan Inti

Mengamati dan Menanya

  • Dua orang peserta didik dari kelompok berbeda diminta untuk memaparkan hasil tugas baca tentang stress, strain, dan modulus elastisitas

Mencoba

  • Kelompok diminta untuk mencoba menarik satu karet, kemudian menarik tiga karet yang disusun seri,dan tiga karet yang disusun paralel.
  • Setiap kelompok diberikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan elastisitas dan susunan pegas
  • Kelompok mendiskusikan pemecahan masalah modulus elastisitas dan susunan pegas seri/parallel
  • Guru menilai sikap peserta didik dalam kerja kelompok dan kemampuan menerapkan konsep dan prinsip dalam pemecahan masalah dan keterampilan mencoba instruksi kerja

Mengasosiasi

  • Kelompok mendiskusikan hasil kegiatan tentang hubungan antara susunan pegas dengan kekuatan pegas yang dirasakan
  • Dengan fasilitasi guru, peserta didik merumuskan konstanta pegas seri dan parallel
  • Guru menilai keterampilan mengolah dan menalar

Mengomunikasikan

  • Perwakilan kelompok memaparkan hasil diskusi pemecahan masalah
  • Guru menilai keterampilan menyaji dan berkomunikasi

100 menit

Penutup

  • Bersama peserta didik menyimpulkan modulus elastisitas dan susunan pegas
  • Memberikan tugas baca lembar kerja praktik yang akan datang
  • Melaksanakan postes

15 menit

 

Pertemuan Ketiga

Rincian Kegiatan

Waktu

Pendahuluan

  • Merefleksi hasil pretes dan postes pertemuan sebelumnya
  • Menagih dan mengingatkan tugas baca
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran

20 menit

Kegiatan Inti

Mengamati

  • Peserta didik membaca kembali lembar kerja praktik

Menanya

  • Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya tentang prosedur/langkah kerja praktik yang perlu dikonfirmasi

Mencoba

  • Peserta didik dibagi dalam kelompok, masing-masing terdiri dari 4 orang peserta didik
  • Peserta didik bekerja dalam kelompok sesuai langkah kerja dalam lembar kerja untuk mendapatkan data
  • Guru menilai keterampilan menggunakan alat, mengolah, dan menyaji data, serta kejujuran dan ketelitian dlam memperoleh data, serta kerjasama dalam kelompok

Mengasosiasi

  • Kelompok mendiskusikan penyajian dan pengolahan data serta menyiapkan bahan presentasi kelompok
  • Guru menilai kerjasama dan tanggungjawab peserta didik dalam kerja kelompok

Mengomunikasikan

  • Dua perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok
  • Guru menanggapi hasil presentasi untuk memberi penguatan pemahaman dan/atau mengklarifikasi miskonsepsi
  • Setiap peserta didik menyiapkan laporan hasil praktikum dengan perbaikan dan penyempurnaan berdasarkan hasil diskusi
  • Peserta didik menyerahkan laporan praktikum melalui email, sedangkan laporan cetaknya dikumpulkan tiga hari kemudian.
  • Guru menilai keeterampilan menyaji dan menalar, serta kesantuan dan kemampuan berkomunikasi

100 menit

Penutup

  • Bersama peserta didik menyimpulkan kembali hasil praktik dan mengingatkan pentingnya kecermatan, ketelitian, keuletan, dan kejujuran dalam memperoleh, menyajikan, mengolah, dan menganalisis data, serta pentingnya kerjasama, kolaborasi, dan komunikasi dalam kerja kelompok
  • Memberikan tugas presentasi penerapan elastisitas dalam kehidupan dan teknologi dan persiapan mengikuti tes tertulis (Ulangan harian) pada pertemuan yang akan datang

15 menit

 

Pertemuan Keempat

Rincian Kegiatan

Waktu

Pendahuluan

  • Merefleksi hasil laporan praktik yang sudah terkumpul
  • Menagih dan mengingatkan tugas baca
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran melalui presentasi

20 menit

Kegiatan Inti

Mengomunikasikan

  • Dua orang peserta didik dari kelompok berbeda yang dipilih secara acak diminta untuk mempresentasikan tugasnya
  • Peserta didik lain dari kelompok berbeda bertanya dan menanggapi presentasi
  • Satu peserta didik diminta menyampaikan refleksi pengalaman belajar tentang elastisitas
  • Guru menilai kemampuan menyaji dan menalar, serta komunikasi

60 menit

Penutup

  • Peserta didik melaksanakan tes tertulis ulangan harian
  • Memberikan tugas baca untuk pertemuan berikutnya tentang fluida

55 menit

 

Penilaian

  1. Mekanisme dan prosedur

Penilaian dilakukan dari proses dan hasil. Penilaian proses dilakukan melalui observasi kerja kelompok, kinerja presentasi, dan laporan tertulis. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui tes tertulis.

  1. Aspek dan Instrumen penilaian

Instrumen observasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas dalam kelompok, tanggungjawab, dan kerjasama.

Instrumen kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan dengan fokus utama pada aktivitas peran serta, kualitas visual presentasi, dan isi presentasi

Instrumen laporan praktik menggunakan rubrik penilaian dengan fokus utama pada kualitas visual, sistematika sajian data, kejujuran, dan jawaban pertanyaan.

Instrumen tes menggunakan tes tertulis uraian dan/atau pilihan ganda

  1. Contoh Instrumen (Terlampir)

Jakarta, …..  2013

Mengetahui Kepala SMA/MA ….                                                           Guru Mata Pelajaran Fisika

 

…………………………….                                                                              …………………………….

NIP.                                                                                                                      NIP.

 

Catatan Kepala Sekolah

KATA KERJA OPERASIONAL RANAH KOGNITIF KURIKULUM 2013

Mengingat
Mengutip
Menyebutkan
Menjelaskan
Menggambar
Membilang
Mengidentifikasi
Mendaftar
Menunjukkan
Memberi label
Memberi indeks
Memasangkan
Menamai
Manandai
Membaca
Menyadari
Menghafal
Meniru
Mencatat
Mengulang
Mereproduksi
Meninjau
Memilih
Menyatakan
Mempelajari
Mentabulasi
Memberi kode
Menelusuri
Menulis
Mengerti
Memperkirakan
Menjelaskan
Mengkategorikan
Mencirikan
Merinci
Mengasosiasikan
Membandingkan
Menghitung
Mengkontraskan
Mengubah
Mempertahankan
Menguraikan
Menjalin
Membedakan
Mendiskusikan
Menggali
Mencontohkan
Menerangkan
Mengemukakan
Mempolakan
Memperluas
Menyimpulkan
Meramalkan
Merangkum
Menjabarkan
Mengaplikasikan
Menugaskan
Mengurutkan
Menentukan
Menerapkan
Menyesuaikan
Mengkalkulasi
Memodifikasi
Mengklasifiksi
Menghitung
Membangun
Mengurutkan
Membiasakan
Mencegah
Menggambarkan
Menggunakan
Menilai
Melatih
Menggali
Mengemukakan
Mengadaptasi
Menyelidiki
Mengoperasikan
Mempersoalkan
Mengkonsepkan
Melaksanakan
Meramalkan
Memproduksi
Memproses
Mengaitkan
Menyusun
Mensimulasikan
Memecahkan
Melakukan
Mentabulasi
Menganalisis
Menganalisis
Mengaudit
Memecahkan
Menegaskan
Mendeteksi
Mendiagnosis
Menyeleksi
Memerinci
Menominasikan
Mendiagramkan
Mengkorelasikan
Merasionalkan
Menguji
Mencerahkan
Menjelajah
Membagankan
Menyimpulkan
Menemukan
Menelaah
Memaksimalkan
Memerintahkan
Mengedit
Mengaitkan
Memilih
Mengukur
Melatih
Mentransfer
Mengevaluasi
Membandingkan
Menyimpulkan
Menilai
Mengarahkan
Mengkritik
Menimbang
Memutuskan
Memisahkan
Memprediksi
Memperjelas
Menugaskan
Menafsirkan
Mempertahankan
Memerinci
Mengukur
Merangkum
Membuktikan
Memvalidasi
Mengetes
Mendukung
Memilih
Memproyeksikan
Mencipta
Mengabstraksi
Mengatur
Menganimasi
Mengumpulkan
Mengkategorikan
Mengkode
Mengkombinasikan
Menyusun
Mengarang
Membangun
Menanggulangi
Menghubungkan
Menciptakan
Mengkreasikan
Mengoreksi
Merancang
Merencanakan
Mendikte
Meningkatkan
Memperjelas
Memfasilitasi
Membentuk
Merumuskan
Menggeneralisasi
Menggabungkan
Memadukan
Membatas
Mereparasi
Menampilkan
Menyiapkan
Memproduksi
Merangkum
Merekonstruksi
Membuat

Soal Jawab Elastisitas

  1. Sebuah beban 20 N digantungkan pada kawat yang panjangnya 3,0 m dan  luas penampangnya 8×10-7 m2 hingga menghasilkan pertambahan panjang  0,1 mm. hitung:

a. Tegangan

b. Regangan

c. Modulus elastsitas  kawat

2. Seutas kawat baja memiliki panjang 4 m dan luas penampang 2×10-6 N/m2 . Jika E = 2. 1011 N/m2  .  Sebuah gaya dikerjakan untuk menarik kawat itu sehingga bertambah panjang  0,3 m. Hitung  gaya tarik itu !

3. Sebuah pegas meregang 10 mm ketika ditarik oleh gaya 2 N.

a. Berapakah pertambahan panjangnya ketika ditarik oleh gay 5 N?

b. Berapa gaya tarik yang diperlukan untuk meregangkan pegas sepanjang 6 mm?

4. Suatu benda bermassa 0,1 kg melakukan gerak harmonik dengan amplitudo 10 mm dan periode π/ 2 s . Hitung

a. Kecepatan maksimum

b. Gaya maksimum yang bekerja pada benda

Kunci Jawaban :

1.a. 2,5 . 10-7

b. 3,3 . 10-5

c. 7,57 . 1011

2. 3. 105

3. a. 25      b. 1,2

4. a. 4. 10-2     b. 0,016

JAM MENGAJAR GURU SECARA ONLINE DIHITUNG REGULER

Kabar gembira bagi guru-guru yang bersertifikasi di Tanah Air. Kabar gembira ini datang dari Kemendikbud tentang beban kerja guru yang berkewajiban mengajar 24 jam wajib tatap muka. Banyak kasus di berbagai sekolah karena jumlah rombel kecil, sedangkan guru-guru berlebih di brbagai gurumata pelajaran. Sehingga berakibat jumlah jam mengajar wajib kurang memenuhi syarat 24 jam /minggu. Hal ini menimbulkan masalah tentang syarat kenaikan pangkat , tunjangan sertifikasi tidak cair dsb.

Kemendikbud barangkali melihat permasalahan ini mencoba mengatasi dengan membuat terobosan bagaimana guru tetap bisa mengajar dan memenuhi jam wajibnya walaupun tidak bertatap muka di kelas namun jumlah jam wajibnya terpenuhi.

Tantangan bagi seorang guru dengan program yang sedang digodok oleh Kemendikbud ini adalah SDM guru dalam bidang IT masih sangat rendah. Bagi guru-guru yang terbiasa menggunakan IT di sekolah pasti sudah mengenal baik siapa guru di sekolahnya yang melek IT. Hanya beberapa orang guru terbiasa menggunakan Komputer/Laptop untuk menunjang proses pembelajaran di kelasnya. Apalagi berbagai penunjang pembelajaran yang harus menggunakan sofwere tertentu, mesti download dulu dari internet, kemudian mengembangkannya, dan menerapkan untuk pembelajaran. Ini sebuah tantangan bagi guru untuk lebih banyak belajar di bidang IT,walaupun dasar pendidikan atau bidang study yang diampunya jauh dari IT.

Sebelum program ini diguLirkan oleh pemerintah sebaiknya guru-guru mengawali dengan belajar IT, latihan menggunakan interNet, memiliki email, belajar membuat blog, mengisi blog untuk pembelajaran, KIRIM TUGAS ONLINE,dsb. Berusaha lebih awal dari diiri sendiri walaupun harus berkorban dengan waktu biaya (beli modem, sewa di warnet , lewat HP) jika di sekolah belum ada fasilitas internet secara gratis.

Berikut berita yang saya copas : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan terobosan baru. Para guru yang aktif mengajar secara online atau melalui dunia maya, akan dihitung seperti dosen reguler atau tatap muka. Penetapan standarisasi pembelajaran dunia maya akan ditetapkan.

Masuknya penilaian pembelajaran via dunia maya ini merupakan gagasan dari Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud. Kepala Pustekkom Ari Santoso mengatakan, perhitungan aktivitas pembelajaran virtual itu berlaku untuk guru di jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi (dosen). “Perkembangannya sekarang, sedang dimatangkan landasan hukumnya,” kata dia.

Landasan hukum yang sedang disusun bisa berupa peraturan menteri atau lainnya. Ari mengatakan tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keseriusan pembelajaran melalui dunia maya.

Dia mengatakan bahwa aktivitas pembelajaran virtual sudah sangat tinggi. Sekolah-sekolah yang sudah tersambung dengan koneksi jaringan pendidikan nasional (jardiknas) juga terus tumbuh hingga di pelosok Indonesia. Bahkan jaringan pembelajaran online ini juga menyasar sekolah-sekolah anak Indonesia yang di luar negeri.

Pada prakteknya saat ini, guru yang melakukan pembelajaran via online biasanya guru-guru reguler atau guru kelas tatap muka. Dalam pengembangannya nanti, bisa jadi aka nada guru khusus yang mengajar via online.

Sistem mengajar online yang akan dihitung seperti tatap muka, juga belum ditetapkan. Apakah sekedar chatting dengan murid melalui situs jejarang sosial sudah dihitung sebagai beban mengajar atau belum, juga akan segera ditetapkan.

Ari mengatakan sistem perhitungan mengajar online yang dihitung seperti mengajar tatap muka bakal disambut guru dengan antusias. Sebab saat ini banyak guru yang kekurangan jam mengajar. Ketentuan beban jam mengajar adalah sebesar 24 jam tatap muka per pekan.

Bagi guru yang sudah bersertifikat, kekurangan jam mengajar tentu sangat merugikan. Pasanya tunjangan sertifikasi atau tunjangan profesi mereka baru bisa cari, jika memnuhi beban mengajar tersebut. “Regulasi penghitungan jam belajar online ini tentu akan segera kita matangkan,” paparnya.

Kemendikbud tidak ingin kualitas pembelajaran online justru menurun dengan penghitungan itu. Sampai saat ini Kemendikbud belum mengeluarkan data jumlah guru yang aktif mengajar secara online.

Sumber : JPNN

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.