Tugas Untuk Siswa-siswi XI IPA 1, 2 dan 3 Materi Global Warming

Pemanasan global merupakan peningkatan suhu rata-rata di bumi. Seperti, peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Pemanasan global di sebabkan oleh efek gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia

Karena adanya pemanasan global suhu di planet bumi menjadi semakin panas, makin banyaknya bencana alam dan berbagai fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali.

Untuk mengetahui dampak pemanasan global secara mendasar dapat dimulai dengan beberapa hal , yaitu:

  1. Apa yang dimaksud dengan global warming atau pemanasan global?
  2. Apa gejala dan penyebab dari global warming?
  3. Apa dampak dari global warming?
  4. Bagaimana cara penanggulangan global waming?
  5. Sebagai seorang siswa apa yang harus kita lakukan untuk menanggulangi global warming?
  6. Bagaimana hasil kesepakatan dunia internasional tentang global warming?

Apakah tujuan mempelajari masalah global Warming ini ?

  1. Dapat menambah wawasan yang lebih luas tentang pemanasan global.
  2. Agar  dapat mengenal lebih dalam tentang keadaan alam.
  3. Agar menjadi motivasi untuk menjaga dan menumbuhkan rasa cintanya terhadap alam semesta ini.
  4. Berbuat yang terbaik dengan dasar Iman Kepada Allah, untuk memperoleh ridho-Nya

Kepada seluruh siswa kelas XI IPA 1, XI IPA 2 dan XI IPA 3 diwajibkan mengerjakan tugas dengan materi : GLOBAL WARMING., adapun ketentuannya klik di sini

Soal Termodinamika

Mesin Carnot bekerja pada suhu tinggi 600 K, untuk menghasilkan kerja mekanik. Jika mesin menyerap kalor 600 J dengan suhu rendah 400 K, maka usaha yang dihasilkan adalah….
A. 120 J
B. 124 J
C. 135 J
D. 148 J
E. 200 J

Suatu mesin Carnot, jika reservoir panasnya bersuhu 400 K akan mempunyai efisiensi 40%. Jika reservoir panasnya bersuhu 640 K, efisiensinya…..%
A. 50,0
B. 52,5
C. 57,0
D. 62,5
E. 64,0

Animasi Gelombang Tali

Gelombang Tali
Animasi gelombang tali dapat dicoba secara manual hanya dengan menggeser/menggerakkan gambar kunci ke atas atau ke bawah,perhatikan gerakan gelombangnya.
1. Klik pilihan kanan atas (fixed End) untuk ujung tetap
2. Klik pilihan kanan atas ( Loose End) untuk ujung bebas


Ingin memainkan, Silahkan Klik di SINI untuk mencobannya.

Dapat juga lihat di Youtube penjelasan tentang persamaan gelombang:

 

Animasi Gelombang

GELOMBANG MEKANIK
Gelombang mekanik adalah sebuah gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium, yang menyalurkan energi untuk keperluan proses penjalaran sebuah gelombang. Suara merupakan salah satu contoh gelombang mekanik yang merambat melalui perubahan tekanan udara dalam ruang (rapat-renggangnya molekul-molekul udara). Tanpa udara, suara tidak bisa dirambatkan. Di pantai dapat dilihat ombak, yang merupakan gelombang mekanik yang memerlukan air sebagai mediumnya. Contoh lain misalnya:
 Gelombang pada tali atau per (slinky).
 Gelombang permukaan air
 Gelombang seismik
 Gelombang tegangan
 Gelombang akustik
 Gelombang infrasonik (f < 20 Hz)  Gelombang suara (20 Hz < f < 20 kHz)  Gelombang ultrasonik (f > 20 kHz)

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
PENGERTIAN GELOMBBANG ELEKTROMAGNETIK
Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat walau tidak ada medium. Energi elektromagnetik merambat dalam gelombang dengan beberapa karakter yang bisa diukur, yaitu: panjang gelombang/wavelength, frekuensi, amplitude/amplitude, kecepatan. Amplitudo adalah tinggi gelombang, sedangkan panjang gelombang adalah jarak antara dua puncak. Frekuensi adalah jumlah gelombang yang melalui suatu titik dalam satu satuan waktu. Frekuensi tergantung dari kecepatan merambatnya gelombang. Karena kecepatan energi elektromagnetik adalah konstan (kecepatan cahaya), panjang gelombang dan frekuensi berbanding terbalik. Semakin panjang suatu gelombang, semakin rendah frekuensinya, dan semakin pendek suatu gelombang semakin tinggi frekuensinya.
Energi elektromagnetik dipancarkan, atau dilepaskan, oleh semua masa di alam semesta pada level yang berbedabeda. Semakin tinggi level energi dalam suatu sumber energi, semakin rendah panjang gelombang dari energi yang dihasilkan, dan semakin tinggi frekuensinya. Perbedaan karakteristik energi gelombang digunakan untuk mengelompokkan energi elektromagnetik.

Gelombang merupakan getaran yang merambat, yang membawa energi selama perambatannya. Nah, berdasarkan arah rambatannya, gelombang ini dibagi menjadi 2, yaitu gelombang transversal dan longitudinal.

Gelombang longitudinal adalah gelombang yang memiliki arah getaran yang sama dengan arah rambatan. Artinya arah gerakan medium gelombang sama atau berlawanan arah dengan perambatan gelombang. Gelombang longitudinal mekanis juga disebut sebagai gelombang mampatan atau gelombang kompresi. Contoh-contoh gelombang longitudinal adalah gelombang suara dan gelombang-P seismik yang disebabkan oleh gempa dan ledakan.
Ingin lihat animasi gelombang longitudinal, Klik di sini https://www.acs.psu.edu/drussell/Demos/waves/Lwave-v8.gif dan https://www.acs.psu.edu/drussell/Demos/waves/Lwave-Red-2.gif

Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatannya tegak lurus dengan arah getarannya. Cahaya adalah contoh dari gelombang transversal.
Ingin lihat animasi gelombang transversal, Klik di sini https://www.acs.psu.edu/drussell/Demos/waves/Water-2016.gif dan https://i.stack.imgur.com/gktPy.gif

 

 

Prinsip Kerja Mesin Diesel

Mesin Diesel / Diesel Engine –

Mesin diesel ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman bernama Rudoft Diesel pada tahun 1893.

Prototype mesin diesel pertama kemudian dibuat pada tahun 1897. Awalnya, mesin diesel hanya digunakan pada kendaraan bermotor berukuran besar seperti truk dan full size SUV. Kini, mesin diesel sudah banyak digunakan juga pada mobil berukuran kecil seperti Suzuki Ertiga Diesel, Chevrolet Spin Diesel, dan masih banyak lainnya. Mesin diesel dikenal dengan getaran dan suaranya yang lebih kasar serta asap knalpot yang lebih pekat dari mesin bensin. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, kini mesin diesel menjadi lebih halus dengan konstruksi engine mounting yang modern dan gas buang yang dihasilkan juga lebih baik secara signifikan.

Prinsip Kerja Mesin Diesel (Diesel Engine)

Sebenarnya, cara kerja mesin diesel hampir sama dengan mesin bensin. Prinsip kerjanya sama, yaitu ledakan dari proses pembakaran yang menggerakkan piston akan menghasilkan tenaga dorong untuk menggerakkan mobil. Campuran udara dan bahan bakar juga masuk melalui katup masuk kemudian gas sisa pembakaran keluar melalui katup keluar dan dibuang ke udara bebas melalui knalpot. Bedanya dengan mesin bensin, pada mesin diesel tidak dibutuhkan proses pengapian dan komponennya seperti busi dan coil. Jadi proses pembakaran terjadi dari pemampatan (kompresi) campuran bahan bakar dan udara sehingga tekanan dan suhu naik kemudian memicu terjadinya ledakan.

Langkah-Langkah Cara Kerja Pada Mesin Diesel (Diesel Engine)

1. Piston turun, posisi intake valve (katup masuk) terbuka dan exhaust valve (katup keluar) tertutup. Bahan bakar bercampur udara terhisap masuk ke dalam ruang bakar.

2. Piston naik, posisi intake valve dan exhaust valve tertutup, terjadi kompresi (pemampatan bahan bakar) akibat tekanan dari piston yang bergerak naik.

3. Terjadinya ledakan yang dipicu oleh pemampatan (kompresi) akibat dorongan dari piston sehingga tekanan dan suhu tinggi pada campuran udara dan bahan bakar, posisi intake valve dan exhaust valve tertutup, ledakan menghasilkan tenaga dan mendorong piston kebawah sehingga menggerakkan crank shaft seperti ayunan sepeda.

4. Piston naik, posisi intake valve tertutup dan exhaust valve terbuka, dorongan dari naiknya piston membuat gas buang hasil dari pembakaran (ledakan) terdorong keluar melalui exhaust valve.

5. Proses berulang dari langkah 1 hingga 4 pada semua silinder.

Karakteristik Mesin Diesel (Diesel Engine)

1. Bahan bakar yang digunakan adalah bahan bakar diesel (solar, biosolar, pertadex, shell super, dll)
2. Tidak membutuhkan komponen pengapian untuk proses pembakaran
3. Rasio Kompresi relatif besar, umumnya antara 15:1 hingga 22:1 (tergantung spesifikasi mesin, bisa lebih bisa kurang)
4. Tenaga (power) dan torsi (torque) bisa dicapai pada rpm yang lebih rendah dari mesin bensin
5. Torsi puncak (peak torque) lebih tinggi dari mesin bensin, namun tenaga maksimum (max. power) lebih rendah dari mesin bensin
6. Tidak cocok dioperasikan pada rpm tinggi
7. Akselerasi terasa lebih lambat daripada mesin bensin
8. Getaran dan suara yang dihasilkan mesin bensin lebih kasar dari mesin bensin
9. Polusi yang dihasilkan terlihat lebih pekat dari mesin bensin, meskipun sama-sama beracun
10. Material mesin diesel lebih kokoh dan lebih berat

Sumber : http://www.ortizaku.com

RPP FISIKA K13 REVISI 17

RPP fisika kelas XI kurikulum 2013 revisi 2017  yang mungkin Bapak Ibu Guru cari saat ini,maka terima kasih telah kesasar mengunjungi blog ini.

Barangkali Bapak Ibu memerlukan  contoh RPP, walaupun contoh ini tidak sempurna silahkan dibaca terlebih dahulu ,  dan (bisa di download). Bila berkeinginan file lengkap silahkan contac via email. Terima kasih telah berkunjung.

Download  contoh RPP Fiska XI revisi 2017

Cara Membuat Deskripsi Pengetahuan dan Ketrampilan FISIKA

Contoh Fisika

Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global,. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam  namun kurang menguasai Dinamika Rotasi dan Keseimbangan Benda Tegar, Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Dinamika Rotasi dan Keseimbangan Benda Tegar Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan hubungan antara  suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup namun kurang menguasai . Perlu lebih tekun dalam memahami
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan hubungan antara  suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam  namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan Asas Kontinuitas dan Asas Bernoulli namun kurang menguasai Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup, Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam  namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan Percobaan Titik Berat Benda Homogen, Menerapkan Asas Kontinuitas dan Asas Bernoulli, Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup, Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan Percobaan Titik Berat Benda Homogen namun kurang menguasai Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup. Perlu lebih tekun dalam memahami Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan hubungan antara  suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Melakukan Percobaan Titik Berat Benda Homogen. Perlu lebih tekun dalam memahami Melakukan Percobaan Titik Berat Benda Homogen
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan Asas Kontinuitas dan Asas Bernoulli, Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Menerapkan Asas Kontinuitas dan Asas Bernoulli, Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup, Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Menerapkan Asas Kontinuitas dan Asas Bernoulli Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam  namun kurang menguasai Fluida Dinamis. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Menerapkan hubungan antara  suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup, Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Teori Kinetik Gas,. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Teori Kinetik Gas Baik, sudah terampil dalam sebagian besar kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup. Perlu lebih tekun dalam memahami Menerapkan hubungan antara suhu, volume , dan tekanan gas dalam ruang tertutup
Baik, sudah memiliki seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Pemanasan Global namun kurang menguasai Fluida Dinamis, Gelombang Mekanik. Perlu meningkatkan pemahaman tentang Fluida Dinamis Gelombang Mekanik Baik, sudah terampil dalam seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam Melakukan eksperimen pemantulan, pembiasan, difraksi, dan interferensi gelombang namun kurang menguasai Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global. Perlu lebih tekun dalam memahami Mengamati Perubahan Dampak Pemanasan Global
P Kompetensi dasar ( KD ) Keseimbangan dan dinamika rotasi mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
 K Kompetensi dasar ( KD ) Menentukan titik berat dan keseimbangan benda tegar mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
P Kompetensi dasar ( KD ) Fluida Dinamis mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
 K Kompetensi dasar ( KD ) Memodifikasi ide/gagasan proyek sederhana yang menerapkan prinsip dinamika fluida mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
P Kompetensi dasar ( KD ) Teori Kinetik Gas mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
 K Kompetensi dasar ( KD ) Menjelaskan karakteristik gas pada ruang tertutup mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
P Kompetensi dasar ( KD ) Pemanasan Global mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.
 K Kompetensi dasar ( KD ) Pemecahan masalah pemansan global mendapat nilai tertinggi, sedangkan KD lainnya harus lebih giat lagi belajarnya.

Contoh Pengetahuan  Matematika

Deskripsi berisi kompetensi yang sangat baik dikuasai oleh peserta didik dan/atau
kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. Pada nilai diatas yang kuasai peserta
didikadalah KD 3.4 dan yang perlu ditingkatkan pada KD 3.2.
Contoh deskripsi: “Memiliki kemampuan mendeskripsikan operasi aritmetika pada fungsi,
namun perlu peningkatan pemahaman masalah kontekstual menggunakan konsep sistem
persamaan linear tiga variabel”

 

Contoh Ketrampilan Seni Budaya

Nilai rapor keterampilan dilengkapi deskripsi singkat kompetensi yang menonjol
berdasarkan pencapaian KD pada KI-4 selama satu semester.
Deskripsi nilai keterampilan diatas adalah: “Memiliki keterampilan meragakan ragam
gerak tari sesuai dengan iringan”

PERMEN 53  2015 3. Panduan Penilaian Untuk SMA Final171215

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.